Friday, April 11, 2014

Dalam Berkarier Wajib Berprasangka Baik

Semua orang merasakan dinamika dalam berkarier. Sebagian mungkin cenderung sangat dinamis, sebagian lagi datar saja. Apa pun itu, berbagai masalah dalam karier perlu dilihat sebagai tantangan. Untuk itu, dalam berkarier seseorang wajib membekali dirinya dengan prasangka baik.

Leadership Coach & Motivator, Ainy Fauziyah, mengatakan orang yang berprasangka baik selalu melihat masalah sebagai peluang. Peluang bahwa dirinya bisa menghadapi setiap masalah demi mencapai tujuan.

Karenanya, menurut Ainy, untuk bisa berprasangka baik, seseorang harus paham dan kembali kepada tujuan utamanya.

"Apa tujuan hidupnya. Kalau dalam karier, apa tujuan kariernya. Kalau sudah berprasangka baik tapi seseorang masih belum bisa juga mengatasi masalah, itu karena dia tidak tahu tujuannya apa," tutur Ainy kepada Kompas Female.

Ainy mengatakan setiap pribadi harus mengetahui apa tujuan hidupnya termasuk karier. Dengan mengetahui tujuan dalam berkarier, seseorang setiap kali terkena masalah baik dengan rekan kerja, atasan, bawahan, siapa pun dalam kariernya, ia tidak akan terjebak dalam kesedihan. Ia juga tidak akan minta dikasihani dan terhindar dari kebiasaan memelihara prasangka buruk.

"Mengapa seseorang harus tahu tujuan kariernya, apa yang diimpikannya? Supaya ia tidak lemah menghadapi permasalahan," kata Ainy.

Semakin baik tujuannya, kata Ainy, semakin mudah seseorang menjalani karier dan menghadapi berbagai dinamikanya.

"Tujuan berkarier adalah bagaimana membuat pekerjaannya tersebut memberi manfaat kepada orang lain. Bisa bermanfaat buat satu dua orang, kalau bisa buat 100 orang kenapa tidak," katanya.

Berprasangka baik, tutur Ainy, menyembuhkan hati yang luka juga menjernihkan pikiran sekaligus menyemangati diri sendiri.

"Orang yang berprasangka baik hidupnya nikmat tak terbatas," katanya.

Sumber: http://m.kompas.com/female/read/2014/04/11/1505564/Dalam.Berkarier.Wajib.Berprasangka.Baik
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Related Posts with Thumbnails